Menuju "Top Biggest Country" Bermodal Optimisme dan Kreativitas

Hari ini mungkin akan menjadi hari spesial buat saya, karena tepat pada hari ini untuk pertama kalinya saya mengikuti event blogger. Teman-teman tidak salah membaca, ini benar-benar event pertama yang saya ikuti sebagai seorang blogger. Blogger dalam dunia nyata, he he, karena selama ini saya bergelut di dunia blog, tetapi saya yakin teman-teman tidak tahu blog saya itu apa, karena saya main blog hanya untuk memperoleh penghasilan tambahan melalui google adsense. Akan tetapi sejak saat ini, tepatnya sejak dua bulan yang lalu, saya mulai menekuni untuk belajar menjadi seorang blogger yang sesungguhnya. Kemudian oleh seorang teman, saya diajak bergabung di grup WA sebuah komuitas blogger. Sebenarnya sudah ada beberapa tawaran untuk ikut dalam event blogger sebelum ini, tetapi dikarenakan jadwalnya yang berbenturan dengan agenda lain, sya belum bisa bergabung. Ketika informasi mengenai kegiatan Flash Blogging ini dibagikan oleh teman, kemudian lihat jadwalnya, langsung saja saya mendaftar, hingga akhirnya saat menulis postingan ini, saya berada di ballroom Po Hotel Semarang bersama teman-teman blogger.
Postingan saya kali ini akan menceritakan serunya Kegiatan Flash Blogging yang diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Infomasi (KemenKominfo) pada tanggal 9 November 2018 bertempat di Po Hotel Semarang. Tema yang diangkat kali ini adalah “4 tahun Indonesia Kreatif”. Peserta kegiatan ini mayoritas adalah para blogger dari Semarang dan sekitarnya, ada lebih dari 100 orang yang hadir, jumlah tepatnya tidak tahu, silahkan tanya sendiri ke panitia ya, he he.
Kegiatan Flash Blogging dimulai pukul 08.30 diawali dengan menikmati coffee break. Dilanjutkan pembukaan acara dengan sambutan oleh Ibu Rosarita Niken Widiastuti, Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik Kementerian Komunikasi dan Informasi Republik Indonesia. Ada beberapa hal menarik yang saya catat dalam sambutan beliau. Ibu Rosarita mengawali sambutan dengan menyampaikan hasil studi dari PricewaterhouseCoopers (PwC) yang menyatakan bahwa Indonesia berpotensi sebagai negara dengan perekonomian terbesar ke-5 di dunia pada tahun 2030.  Tanda-tanda menuju kesana sudah bisa mulai kita rasakan, misalnya prestasi dalam ASIAN games kemarin kita bisa berada pada posisi 4, dengan 31 medali emas, padahal pada penyelenggaraan sebelumnya hanya berada di peringkat 17. Semua itu tentunya bukan sekedar kebetulan tapi karena persiapan yang sungguh dan total dengan melibatkan berbagai elemen bangsa. Saya sempat penasaran sebenarnya dengan apa yang disampaikan oleh Bu Dirjen ini, kemudian saya coba browsing terkait hasil riset PwC, kemudian saya menemukan artikel dengan judul “PwC: Indonesia Akan Menjadi Negara Dengan Perekonomian Terbesar ke-4 di 2050”, bisa teman-teman baca detailnya dengan klik link pada artikel tersebut. Secara ringkas diproyeksikan Indonesia akan berada di peringkat 5 di tahun 2030 dengan estimasi nilai GDP US$5.424 miliar dan naik menjadi di peringkat 4 di tahun 2050 dengan estimasi nilai GDP US$10.502 miliar.
Faktor lain penguatan ekonomi Indonesia dapat dilihat dari pengurangan kemiskinan yang pada tahun ini turun hingga single digit. Pertama kalinya dalam sejarah Indonesia, tingkat kemiskinan bisa berada dibawah 10% (data BPS). Kemudian satu lagi hal menarik yang disampaikan oleh Ibu Rosarita adalah terkait salah satu program pemerintah berupa gerakan nasional 1000 startup digital. Para Startup terus disupport hingga nantinya bisa menjadi unicorn. Beliau mencotohkan, di Indonesia terdapat 4 unicorn dengan valuasi lebih dari US$ 1 Milyar, yaitu : Gojek, Traveloka, Tokopedia, Bukalapak. Valuasi Gojek bahkan lebih dari US$ 5 milyar dan masuk dalam 50 besar korporasi yang merubah dunia (tepatnya ada di peringkat 17 korporasi yang merubah dunia). Gojek dengan berbagai layanannya saat ini memudahkan aktivitas hidup kita, bahkan sudah merubah gaya hidup banyak masyarakat perkotaan di Indonesia.
Sesi utama atau materi inti kegiatan ini disampaikan oleh Pak Andoko Darta, Tim Komunikasi Presiden yang memaparkan materi dengan topik “4 tahun Indonesia Kreatif”. Beliau menyampaikan beberapa capaian dan program yang sudah di capai pemerintah dalam perjalanan yang sudah lebih dari 4 tahun ini. Ketika di tanyakan “Kamu Ingin Jadi apa?” Pemerintah sudah melalukan sesuatu untuk memfasilitasi hal tersebut. Berikut keenam sektor yang dimaksud.

Pak Andoko juga menyampaikan beberapa program dan capaian yang sudah dilakukan pemerintah, diantaranya sebagai berikut.

Dalam bidang ekonomi, pemerintah tidak menginginkan Indonesia terjebak dalam Middle Income Trap, supaya rakyatnya lebih sejahtera. Pernyataan ini pernah disampaikan oleh Presiden Jokowi dalam pidato kenegaraan di sidang tahunan DPR RI. Berita detailnya bisa teman-teman baca di Detik, dengan judul "Jokowi: Kita Tidak Boleh Terkena Middle Income Trap". Guna mendorong pertumbuhan ekonomi, pembukaan lapangan kerja dan pengurangan jumlah pengangguran juga terus di genjot pemerintah, data jumlah pengangguran dapat teman-teman lihat dalam video parodi berikut ini.
(sumber video: https://www.youtube.com/watch?v=_hxnDmUfX9E)

Pemerataan pembangunan melalui pembangunan insfrastuktur jga terus digalakkan pemerintah, tidak hanya berfokus saja di pulau jawa, tetapi hingga papua, simak komentar saudara kita di Papua tentang pembangunan infrastruktur di era Pak Jokowi.
(sumber video: https://www.youtube.com/watch?v=hMMFqyEyjzw)

Acara di selingi dengan ISHOMA untuk memberikan kesempatan teman-teman muslim menjalankan ibadah sholat jum'at dilanjutkan makan siang. Setelah ISHOMA peserta disuguhi  dengan Dongeng Receh Cak Kardi. Penampilan Sukardi Rinakit bersama Jubing Kristianto, Endah Laras, dan Tommy Bolly berhasil menghibur peserta flash blogging. Penampilan Cak Kardi  dan  rombongan dengan gaya mirip stand up comedy yang diselingi dengan suara merdu Tommy Bolly dan Endah Laras memecah ketegangan dan keheningan suasana. 
Penampilan Cak Kardi bersama Endah, Jubing, dan Tommy

Disela-sela mendongeng, Cak Kardi memanggil Romo Benny untuk naik ke atas panggung untuk menceritakan dongeng receh ala Gusdur. Romo Benny bercerita singkat dan diakhiri dengan membaca puisi.
Penampilan Romo Benny dihadapan peserta Flash Blogging Semarang


Keseruan peserta kegiatan Flash Blogging Semarang dapat dilihat pada foto-foto berikut:
Sambutan Ibu Rosita (Dirjen Informasi dan Komunikasi Publik Kemenkominfo)

Suasana Ruangan Kegiatan Flash Blogging Semarang

Sesi Foto Peserta